Makanan memang berlimpah
ruah di bumi yang merdeka ini. Tapi perlu diwaspadai, makanan yang
ideal itu tidak selalu enak di mulut dan aman di perut. Ketika Anda
menyantapnya, ada baiknya Anda menghitung, apakah makanan yang Anda
konsumsi itu juga memberi manfaat bagi tubuh.
Idealnya, suatu makanan
itu adalah makanan sehat dan memiliki nilai gizi. Mengandung gizi
berarti memiliki nilai karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan
mineral di dalamnya. tidak mengandung formalin, pewarna, pengawet, dan
sebaiknya penggunaan dikurangi penggunaan penyedap..
Sanitasi menyangkut kebersihan dapur dan alat-alat masak..terutama penggunaan spons harus sering diganti dan dikeringkan., karna bibit penyakit bisa cepat berkembangbiakdalam kondisi basah hygienis menyangkut kebersihan pribadi/si pemasak misalnya cuci tangan sebelum masak, rambut diikat atau di tutup dengan topi koki agar makanan yang dihasilkan tetap bersih.
Memasak sayur
cara memasak sayuran agar tetap bergizi, cuci bersih sayuran, kemudian potong-potong. Pada saat memasak gunakan tutup panci agar kematangannya sempurna dan sebaiknya jangan terlalu matang soalnya vitamin dan protein tidak tahan panas.
Untuk menghindari risiko terkena kanker, terlebih dahulu merendam daging dalam campuran bumbu yang diberi minyak zaitun. Dicampur pula perasan air jeruk sebelum dipanggang. Kedua cara itu dapat mengurangi pembentukan senyawa kimia HCA dan PAH dalam tubuh.
Lebih sering mengolah makanan dengan cara memanggang dan menggunakan oven. Sebaiknya minimalkan memasak dengan cara menggoreng.
jika terpaksa menggoreng, gunakan minyak yang sehat, seperti; minyak jagung, minyak sayur atau minyak zaitun. Gunakan juga jenis minyak tersebut untuk menumis.
Sesekali masaklah makanan dengan cara dikukus atau di rebus. Ketika mengolah daging ayam, usahakan buang kulitnya, atau pilih daging sapi muda yang tidak banyak mengandung lemak (dari berbagai sumber)*
Sanitasi menyangkut kebersihan dapur dan alat-alat masak..terutama penggunaan spons harus sering diganti dan dikeringkan., karna bibit penyakit bisa cepat berkembangbiakdalam kondisi basah hygienis menyangkut kebersihan pribadi/si pemasak misalnya cuci tangan sebelum masak, rambut diikat atau di tutup dengan topi koki agar makanan yang dihasilkan tetap bersih.
Memasak sayur
cara memasak sayuran agar tetap bergizi, cuci bersih sayuran, kemudian potong-potong. Pada saat memasak gunakan tutup panci agar kematangannya sempurna dan sebaiknya jangan terlalu matang soalnya vitamin dan protein tidak tahan panas.
Untuk menghindari risiko terkena kanker, terlebih dahulu merendam daging dalam campuran bumbu yang diberi minyak zaitun. Dicampur pula perasan air jeruk sebelum dipanggang. Kedua cara itu dapat mengurangi pembentukan senyawa kimia HCA dan PAH dalam tubuh.
Lebih sering mengolah makanan dengan cara memanggang dan menggunakan oven. Sebaiknya minimalkan memasak dengan cara menggoreng.
jika terpaksa menggoreng, gunakan minyak yang sehat, seperti; minyak jagung, minyak sayur atau minyak zaitun. Gunakan juga jenis minyak tersebut untuk menumis.
Sesekali masaklah makanan dengan cara dikukus atau di rebus. Ketika mengolah daging ayam, usahakan buang kulitnya, atau pilih daging sapi muda yang tidak banyak mengandung lemak (dari berbagai sumber)*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar